Sabtu, 12 April 2014

TINJAUAN TERHADAP KATA IBRANI “BEQAREI” DAN “TEBAQESU” SERTA HUBUNGANNYA DENGAN DOA



BABB I

PENDAHULUAN


            Doa adalah Suatu ungkapan hati terhadap Allah. Dalam berdoa setiap orang memiliki cara penyampaian yang berbeda. Dengan demikian katergori berdoa sangat berpariasi. Berdoa merupakan suatu kegiatan yang seharusnya merupakan gaya hidup setiap orang Kristen. Dalam kehidupan orang percaya, pasti mengalami yang namanya sedih, senang, bahagia dan keadaan yang lain. “Pada saat-saat nasib seseoang membaik, misalnya sembuh dari penyakit, selamat dari tangan musuh dan lain sebagainya, seorang Israel merasa wajib kembali ke bait Allah untuk menyanyikan pujian syukurnya.”1 Suatu rasa ucapan syukur dalam bentuk mazmur diungkapkan oleo seorang Israel dengan cara datang ke bait suci untuk menyatakan syukur atas pertolongan Tuhan dalam hidupnya. Sebab karya Allah untuk perorangan, juga menuntut ucapan dan korban terima kasih atas berkat yang telah diberi. Pemberian persembahan korban diberikan dengan mengundang teman-teman dan tetangga diiringai dengan nyanyian pujian. Oleh sebab itu, dengan keadaan tertentu seseorang mengekspraesikan keadaan tersebut kepada Tuhan di dalam doa. Inilah yang terjadi kepada diri seorang Daud dalam teks ini. Ketika ia mengalami keadaan butuh pertolongan ia berdoa kepada Tuhan. Dengan demikian ia menjadi orang yang dekat dengan Tuhan. Suatu nyanyian Daud dalam bentuk doa disampaikan kepada Allah sebab ia adalah seorang pribadi yang dekat dengan Dia.
                        Dalam hal ini, tujuan yang diharapkan dalam mengeksegesis kata beqare’I, tebaqesu dan ki-hipela dengan menggunakan prinsip-prinsip hermeneutuik eksegesis adalah untuk menemukan makna yang sebenarnya dimaksudkan oleh penulis itu sendiri sehingga dapat dilakukan pada masa kini. Dengan ditemukannya arti yang sebenarnya dari teks tersebut, maka diharapkan lebih muda untuk memahaminya dan lebih aplikatif. Pada zaman bangsa Israel, nyanyian mazmur ini dinyanyikan dengan fungsi tertentu dalam keadaan tertentu. “mazmurmazmur indah ini semula berasal dari mazmur-mazmur yang digunakan pada upacara-upacara keagamaan dan kebanyakan berasal dari lingkungan bait Allah di Yerusalem. Meskipun Bait Allah telah hancur namun nyanyian-nyanyian itu menjadi nyanyian rohani bagi orang Israel yang percaya.”2 Dengan demikian nyanyian ini dibagi-bagi dalam berbagai bentuk. Namun pembagian aslinya sudah lama dilupakan, dan pembedaan fungsi-fungsinya tidak penting lagi. Tetapi apabila dibaca dengan teliti maka nilai asli dari suatu mazmur dapat ditelusuri kembali.







BAB II

TINJAUAN TERHADAP KATA IBRANI “BEQAREI” DAN “TEBAQESU” SERTA HUBUNGANNYA DENGAN DOA


            Kitab Mazmur merupakan salah satu kitab yang tergolong dalam kitab-kitab puisi. Yang termasuk dalam kitab-kitab puisi adalah Ayub, Mazmur, Amsal, Pengkotbah dan Kidung Agung. Suatu keistimewaan kitab Mazmur adalah merupakan kitab puji-pujian melalui doa. Istilah kitab-kitab puisi kelas menunjuk kepada ciri puitis dari isinya. Namun perlu dipahami bahwa istilah puisi di sini hanyalah bentuknya saja            . “istilah “puisi” itu sekalli-kali tidak mengandung arti bahwa ke-5 kitab itu hanyalah hasil dari pikiran dan khayalan manusia belaka.”3 pisi yang dimaksud adalah bukalah tulusan yang dibuat berdasarkan hayalan atau angan-angan. Akan tetapi melukiskan pengalaman orang-orang yang taat beribadah selama hidupnya. Dan segala pengalaman itu diceritakan atas kehendak Tuhan, agar yang mengalaminya dapat dijadikan teladan oleh orang-orang yang beribadat di hari depan.
            “Kata “mazmur” dalam Alkitab bahasa Indonesia berasal dari kata Ibrani “mizmor”. Dan kata ini- menurut para ahli- diambil-alih oleo orang-orang Kirsten di Siria dalam bentuk “mazmura”. Dengan perantaraan mereka orang-orang Arab mulai mengenal dan memakai kata ini dalam bentuk “mazmur”.”4 kemiduan kata ini dipakai sampai sekarang dalam bahasa Indonesia. namun pada zaman dahulu, kitab mazmur ini disebut dengan kata Zabur yangg dibawa oleh penganut-penganut agama islam yang masuk ke Indonesia. “Perjanjian Lama bahasa Yunani (=Septuaginta) menterjemahkan kata “mazmur” dengan kata “psalmos” (jamak “psalmoi”), yang berarti: nyanyian dengan permainan musik, khususnya kecapi. Gereja-gereja di barat mengambil alih kata Yunani ini dalam terjemahan mereka.”5 Dengan demikian bahwa kata Mazmur adalah suatu nyanyian yang dinyanyikan sebagai ucapan syukur kepada Allah dengan diiringi permainan kecapi. “Yang lain lagi melukiskan sifat dasar dari Mazmur tersebut seperti (1) sebuah kidung untuk dinyanyikan dengan bantuan alat musik (mizmor), (2) sebuah nyanyian (shir), (3) lagu kebangsaan (maskil) atau (4) sebuah ratapan (mittam).”6 dari keempat fungsi dari mazmur tersebut di atas, mazmur empat termasuk dalam fungsi yang pertama. Dimana raja Daud menyanyikan mazmur dengan diiringi oleh permainan kecapi. Daud ketika malam hari menaikkan doa kepada Tuhan atas pertolongan Tuhan di dalam hidupnya. Ketika berdoa, raja Daud menyampaikan ucapasyukur dan pujia-pujian atas perbuatan tangan Tuhan dan keajaiban Tuhan dalam hidupnya. Doa ini diekspresikan dalam bentuk pujian dengan diiringi permainan kecapi.

               Kitab mazmur ditulis oleo tidak hanya satu orang saja. Namu kitab mazmur ditulis oleo beberapa orang. Diantaranya adalah raja Daud, Asaf, bani Korah, Salomo, Musa, Heman, Etan dan ada beberapa mazmur yang tidak diketahui penulisnya. Namun menurut tradisi Yahudi, beberapa dari mazmur yang tidak diketahui penulisnya penulisnya adalah Ezra. Dari seratus lima puluh pasal kitab Mazmur, 73 di antaranya adalah mazmur Daud. Penulisan kitab mazmur tidak dapat diketahui dengan pasti, karena beberapa diantaranya tidak disebutkan nama penulisnya. Namun dari beberapa kitab yang diberi nama penulisnya dapak diperkirakan kapan penulisan dari mazmur tersebut. “Yesus bin Eleazar yang mengarang Kitab Sirakh mungkin antara tahun 190-180sM sudah mengenal pembagian perjanjian lama dalam tiga bagian (bnd. Kata pengantar penerjemah dan Sir. 39:1-3).”7 Sebagian besar kitab mazmur ditulis abad ke-10 hingga ke-5 SM.
               “Kitab Mazmur, sebagai doa dan pujian yang diilhamkan Roh, ditulis, secara
umum, untuk mengungkapkan perasaan mendalam hati sanubari manusia dalam
hubungan dengan Allah”8 dala kitab mazmur,sangat banyak menceritakan pengalaman dalam bentuk doa.



A. Makna Kata “Beqarei” dalam Mazmur 4
Bila dilihat dalam kitab mazmur, ada banyak cara atau ekspresi yang dilakukan oleh raja Daud ketika berdoa. Seseorang yang berdoa pasti memiliki cara atau ekpresi yang berbeda. Ketika seseorang senang, berdoa pasti berbeda gayanya dibanding dengan pada saat berdoa dalam keadaan sedih. Dalam kitab mazmur 4 ayat dua, digunakan kata yai‡r>q'B. (((beqarei). Kata beqarei berasal dari kata arq (qar’) yang artinya adalah 1. Menyapa, 2. Menegor, 3. Mendekati, 4. Mendatangi, ..”9  kata qar’ ini didahului dengan suku kata: B. yang memiliki arti umum “dengan”. Kata depan ini menunjukkan cara yang baik yang dilakukan oleh raja Daud ketika berdoa kepada Allah. Kata depan yang dipakai menunjukkan kepada cara raja Daud berdoa kepada Tuhan, yaitu dengan cara menyapa, menegor, mendekati dan mendatangi Tuhan. Dengan demikian, dapat diselidiki bahwa seorang raja Daud, dapat mengalami atau memiliki hubungan yang baik dengan Tuhan karena sering mendatangi Tuhan. Setiap orang memiliki kesempatan memiliki hubungan yang baik dengan Tuhan. Raja Daud menyapa dan menegur Tuhan lewat doanya melalui sebuah mazmur. Ia mendatangi Tuhan dengan perminan alat musik dan menyanyikan doa kepada Tuhan. Di lain hal,kata qara’ diikuti dengan akhiran penghubung y iyang berfungsi sebagai akh.ganti qal. Inf. konst. 1ut. Sehingga diterjemahkan “ketika”. Itu berarti bahwa Tuhan  memberi kelegaan dan membenarkan seseorang ketika menyapa Tuhan dengan menaikkan ucapan syukur kepada Tuhan. Raja Daud merasakan kelegaan saat berdoa kepada Tuhan.

B. Makna Kata tebaqesu
Berdoa merupakan suatu pekerjaan yang dilakukan dengan memiliki suatu tujuan tertentu. Di samping itu, seseorang berdoa karena disebabkan oleh sesuatu. Jika dilihat dari kata Ibrani Wvßq.b;T.. ((tebaqesu), raja Daud memiliki alasan yang kuat mengan berdoa kepada Tuhan. Kata Wvßq.b;T.. ((tebaqesu) adalah kata kerja piel. Imp. 2mj. Dengan akar vqb. Yang memiliki arti: keinginan yang kuat. kata ini menggunakan stem piel. Piel adalah kata kerja yang berfungsi sebagai “resultif”, yaitu menyebabkan suatu hasil dari induk kata kerja. Maka kata ini dimengerti sebagai: klian menjadikannya memiliki hasrat yang kuat. Namun jika parsingnya adalah piel. Imperfek 2mj. Imperfek artinya adalah suatu kegiatan yang akan dilakukan (belum terjadi), maka diterjemahkan kalian akan menjadikannya memiliki hasrat yang kuat. Raja Daud memiliki alasan berdoa kepada Tuhan yaitu karena ia telah mengalami pertolongan Tuhan di masa hidupnya, maka kebesaran Tuhan itu menimbulkan  suatu keinginan yang kuat untuk bermazmur kepada Tuhan.







BABB III

KESIMPULAN


            Berdoa adalah kewajiban setiap orang. Doa adalah sarana yang paling baik untuk membangun kepribadian seseorang. Terhadap siapa sectoring lebih sering berkomunikasi, akan mempengaruhi kepribadian orang tersebut. Seorang raja Daud dekat dengan Tuhan karena melakukan aktivitas berdoa. Dengan demikian, saya harus menjadi seorang yang cinta akan persekutuan dengan Tuhan di dalam doa. Sebab dengan berdoa, saya bisa mengungapkan rasa syukur kepada Tuhan atas perbuatanNya dalam hidup saya. Selama ini saya belum begitu menyadari bahwa Allah sudah sangat luar biasa memakai saya melayaniaNya, baik di gereja maupun di kantor PKK, bahkan mengajar remaja di LEM CENTER. Saya seharusnya berdoa dengan nyanyian mazmur atas kebesaran dan keindahan panggilan Tuhan ini bagi saya. Sebagai persembahan yang terbaik adalah pujian dari hati. Dan sekarang Perbuatan Tuhan it membuat dalam diri saya memiliki hasrat yang kuat untuk mengagungkan namaNya. Oleo sebab itu, saya harus menjadikan “berdoa” sebagai tugas harian yang harus saya lakukan. Saya akan membuat ungkapan bagi saya sendiri untuk silakukan yaitu “PRAY IS MY LIFE”. Hal ini disebabkan oleo dorongan ingin menjalin hubungan yang baik dengan Tuhan.



KEPUSTAKAAN

Abineno J. L. Ch. 1991. Mazmur dan Ibadah. Jakarta; Gunubng Mulia.
Barth Marie Clarie dan B.A.Pareira. 2001. Tafsiran Alkitab Kitab Mazmur 1-72. Jakarta: Gunung Mulia.
Baxter J. Sidlow. 1993. Menggali Isi Alkitab Jilid 2. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih.
Editor Emma Maspaitella.  Terj. Hananiel Nugroho dkk. 2005. The Wycliffe Bible Commentary volume 2. Malang: Gandum Mas.
http://www.bit.net.id/SABDA-Web/Maz/P_Maz3.htm#isi.
Kamus Inggris Indonesia, hal 6.
Koch Klaus. 1993. Kitab Yang Agung. Jakarta: Gunung Mulia.








DAFTAR ISI

BAB
     I.     PENDAHULUAN . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .  . . . . 1

II.    TINJAUAN TERHADAP KATA IBRANI “BEQAREI” DAN “TEBAQESU” SERTA HUBUNGANNYA DENGAN DOA . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 3
A. Makna Kata “Beqarei” dalam Mazmur 4
B. Makna Kata tebaqesu
     III.  KESIMPULAN

  KEPUSTAKAAN . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .  .  . .  8










TINJAUAN TERHADAP KATA IBRANI “BEQAREI” DAN “TEBAQESU” SERTA HUBUNGANNYA DENGAN DOA



Oleh
Cipto L. Simanjuntak



Makalah
Diserahkan Kepada:
Sahat Aman Sianturi M.A.C.E
Sebagai bagian Dari Tugas Dalam Mata Kuliah
Ibrani II






Sekolah Tinggi Theologia Injili Indonesia
Batam
22 Juni 2011


1Klaus Koch. Kitab Yang Agung (Jakarta: Gunung Mulia, 1993 ), 32.
2Klaus Koch. Kitab Yang Agung (Jakarta: Gunung Mulia, 1993 ),34.
3J. Sidlow Baxter. Menggali Isi Alkitab Jilid 2 (Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1993), 3.
4 J. L. Ch. Abineno. Mazmur dan Ibadah (Jakarta; Gunubng Mulia, 1991), 1.
5 Ibid
6 The Wycliffe Bible Commentary volume 2. Terj. Hananiel Nugroho dkk. Editor Emma Maspaitella (Malang: Gandum Mas, 2005), 108.
7Marie Clarie Barth dan B.A.Pareira. Tafsiran Alkitab Kitab Mazmur 1-72 (Jakarta: Gunung Mulia, 2001), 27.
8http://www.bit.net.id/SABDA-Web/Maz/P_Maz3.htm#isi
9Kamus Inggris Indonesia, hal 6.

TINJAUAN TERHADAP KATA IBRANI “BEQAREI” DAN “TEBAQESU” SERTA HUBUNGANNYA DENGAN DOA



BAB I

PENDAHULUAN


            Doa adalah Suatu ungkapan hati terhadap Allah. Dalam berdoa setiap orang memiliki cara penyampaian yang berbeda. Dengan demikian katergori berdoa sangat berpariasi. Berdoa merupakan suatu kegiatan yang seharusnya merupakan gaya hidup setiap orang Kristen. Dalam kehidupan orang percaya, pasti mengalami yang namanya sedih, senang, bahagia dan keadaan yang lain. “Pada saat-saat nasib seseoang membaik, misalnya sembuh dari penyakit, selamat dari tangan musuh dan lain sebagainya, seorang Israel merasa wajib kembali ke bait Allah untuk menyanyikan pujian syukurnya.”1 Suatu rasa ucapan syukur dalam bentuk mazmur diungkapkan oleo seorang Israel dengan cara datang ke bait suci untuk menyatakan syukur atas pertolongan Tuhan dalam hidupnya. Sebab karya Allah untuk perorangan, juga menuntut ucapan dan korban terima kasih atas berkat yang telah diberi. Pemberian persembahan korban diberikan dengan mengundang teman-teman dan tetangga diiringai dengan nyanyian pujian. Oleh sebab itu, dengan keadaan tertentu seseorang mengekspraesikan keadaan tersebut kepada Tuhan di dalam doa. Inilah yang terjadi kepada diri seorang Daud dalam teks ini. Ketika ia mengalami keadaan butuh pertolongan ia berdoa kepada Tuhan. Dengan demikian ia menjadi orang yang dekat dengan Tuhan. Suatu nyanyian Daud dalam bentuk doa disampaikan kepada Allah sebab ia adalah seorang pribadi yang dekat dengan Dia.
                        Dalam hal ini, tujuan yang diharapkan dalam mengeksegesis kata beqare’I, tebaqesu dan ki-hipela dengan menggunakan prinsip-prinsip hermeneutuik eksegesis adalah untuk menemukan makna yang sebenarnya dimaksudkan oleh penulis itu sendiri sehingga dapat dilakukan pada masa kini. Dengan ditemukannya arti yang sebenarnya dari teks tersebut, maka diharapkan lebih muda untuk memahaminya dan lebih aplikatif. Pada zaman bangsa Israel, nyanyian mazmur ini dinyanyikan dengan fungsi tertentu dalam keadaan tertentu. “mazmurmazmur indah ini semula berasal dari mazmur-mazmur yang digunakan pada upacara-upacara keagamaan dan kebanyakan berasal dari lingkungan bait Allah di Yerusalem. Meskipun Bait Allah telah hancur namun nyanyian-nyanyian itu menjadi nyanyian rohani bagi orang Israel yang percaya.”2 Dengan demikian nyanyian ini dibagi-bagi dalam berbagai bentuk. Namun pembagian aslinya sudah lama dilupakan, dan pembedaan fungsi-fungsinya tidak penting lagi. Tetapi apabila dibaca dengan teliti maka nilai asli dari suatu mazmur dapat ditelusuri kembali.







BAB II

TINJAUAN TERHADAP KATA IBRANI “BEQAREI” DAN “TEBAQESU” SERTA HUBUNGANNYA DENGAN DOA


            Kitab Mazmur merupakan salah satu kitab yang tergolong dalam kitab-kitab puisi. Yang termasuk dalam kitab-kitab puisi adalah Ayub, Mazmur, Amsal, Pengkotbah dan Kidung Agung. Suatu keistimewaan kitab Mazmur adalah merupakan kitab puji-pujian melalui doa. Istilah kitab-kitab puisi kelas menunjuk kepada ciri puitis dari isinya. Namun perlu dipahami bahwa istilah puisi di sini hanyalah bentuknya saja            . “istilah “puisi” itu sekalli-kali tidak mengandung arti bahwa ke-5 kitab itu hanyalah hasil dari pikiran dan khayalan manusia belaka.”3 pisi yang dimaksud adalah bukalah tulusan yang dibuat berdasarkan hayalan atau angan-angan. Akan tetapi melukiskan pengalaman orang-orang yang taat beribadah selama hidupnya. Dan segala pengalaman itu diceritakan atas kehendak Tuhan, agar yang mengalaminya dapat dijadikan teladan oleh orang-orang yang beribadat di hari depan.
            “Kata “mazmur” dalam Alkitab bahasa Indonesia berasal dari kata Ibrani “mizmor”. Dan kata ini- menurut para ahli- diambil-alih oleo orang-orang Kirsten di Siria dalam bentuk “mazmura”. Dengan perantaraan mereka orang-orang Arab mulai mengenal dan memakai kata ini dalam bentuk “mazmur”.”4 kemiduan kata ini dipakai sampai sekarang dalam bahasa Indonesia. namun pada zaman dahulu, kitab mazmur ini disebut dengan kata Zabur yangg dibawa oleh penganut-penganut agama islam yang masuk ke Indonesia. “Perjanjian Lama bahasa Yunani (=Septuaginta) menterjemahkan kata “mazmur” dengan kata “psalmos” (jamak “psalmoi”), yang berarti: nyanyian dengan permainan musik, khususnya kecapi. Gereja-gereja di barat mengambil alih kata Yunani ini dalam terjemahan mereka.”5 Dengan demikian bahwa kata Mazmur adalah suatu nyanyian yang dinyanyikan sebagai ucapan syukur kepada Allah dengan diiringi permainan kecapi. “Yang lain lagi melukiskan sifat dasar dari Mazmur tersebut seperti (1) sebuah kidung untuk dinyanyikan dengan bantuan alat musik (mizmor), (2) sebuah nyanyian (shir), (3) lagu kebangsaan (maskil) atau (4) sebuah ratapan (mittam).”6 dari keempat fungsi dari mazmur tersebut di atas, mazmur empat termasuk dalam fungsi yang pertama. Dimana raja Daud menyanyikan mazmur dengan diiringi oleh permainan kecapi. Daud ketika malam hari menaikkan doa kepada Tuhan atas pertolongan Tuhan di dalam hidupnya. Ketika berdoa, raja Daud menyampaikan ucapasyukur dan pujia-pujian atas perbuatan tangan Tuhan dan keajaiban Tuhan dalam hidupnya. Doa ini diekspresikan dalam bentuk pujian dengan diiringi permainan kecapi.

               Kitab mazmur ditulis oleo tidak hanya satu orang saja. Namu kitab mazmur ditulis oleo beberapa orang. Diantaranya adalah raja Daud, Asaf, bani Korah, Salomo, Musa, Heman, Etan dan ada beberapa mazmur yang tidak diketahui penulisnya. Namun menurut tradisi Yahudi, beberapa dari mazmur yang tidak diketahui penulisnya penulisnya adalah Ezra. Dari seratus lima puluh pasal kitab Mazmur, 73 di antaranya adalah mazmur Daud. Penulisan kitab mazmur tidak dapat diketahui dengan pasti, karena beberapa diantaranya tidak disebutkan nama penulisnya. Namun dari beberapa kitab yang diberi nama penulisnya dapak diperkirakan kapan penulisan dari mazmur tersebut. “Yesus bin Eleazar yang mengarang Kitab Sirakh mungkin antara tahun 190-180sM sudah mengenal pembagian perjanjian lama dalam tiga bagian (bnd. Kata pengantar penerjemah dan Sir. 39:1-3).”7 Sebagian besar kitab mazmur ditulis abad ke-10 hingga ke-5 SM.
               “Kitab Mazmur, sebagai doa dan pujian yang diilhamkan Roh, ditulis, secara
umum, untuk mengungkapkan perasaan mendalam hati sanubari manusia dalam
hubungan dengan Allah”8 dala kitab mazmur,sangat banyak menceritakan pengalaman dalam bentuk doa.



A. Makna Kata “Beqarei” dalam Mazmur 4
Bila dilihat dalam kitab mazmur, ada banyak cara atau ekspresi yang dilakukan oleh raja Daud ketika berdoa. Seseorang yang berdoa pasti memiliki cara atau ekpresi yang berbeda. Ketika seseorang senang, berdoa pasti berbeda gayanya dibanding dengan pada saat berdoa dalam keadaan sedih. Dalam kitab mazmur 4 ayat dua, digunakan kata yai‡r>q'B. (((beqarei). Kata beqarei berasal dari kata arq (qar’) yang artinya adalah 1. Menyapa, 2. Menegor, 3. Mendekati, 4. Mendatangi, ..”9  kata qar’ ini didahului dengan suku kata: B. yang memiliki arti umum “dengan”. Kata depan ini menunjukkan cara yang baik yang dilakukan oleh raja Daud ketika berdoa kepada Allah. Kata depan yang dipakai menunjukkan kepada cara raja Daud berdoa kepada Tuhan, yaitu dengan cara menyapa, menegor, mendekati dan mendatangi Tuhan. Dengan demikian, dapat diselidiki bahwa seorang raja Daud, dapat mengalami atau memiliki hubungan yang baik dengan Tuhan karena sering mendatangi Tuhan. Setiap orang memiliki kesempatan memiliki hubungan yang baik dengan Tuhan. Raja Daud menyapa dan menegur Tuhan lewat doanya melalui sebuah mazmur. Ia mendatangi Tuhan dengan perminan alat musik dan menyanyikan doa kepada Tuhan. Di lain hal,kata qara’ diikuti dengan akhiran penghubung y iyang berfungsi sebagai akh.ganti qal. Inf. konst. 1ut. Sehingga diterjemahkan “ketika”. Itu berarti bahwa Tuhan  memberi kelegaan dan membenarkan seseorang ketika menyapa Tuhan dengan menaikkan ucapan syukur kepada Tuhan. Raja Daud merasakan kelegaan saat berdoa kepada Tuhan.

B. Makna Kata tebaqesu
Berdoa merupakan suatu pekerjaan yang dilakukan dengan memiliki suatu tujuan tertentu. Di samping itu, seseorang berdoa karena disebabkan oleh sesuatu. Jika dilihat dari kata Ibrani Wvßq.b;T.. ((tebaqesu), raja Daud memiliki alasan yang kuat mengan berdoa kepada Tuhan. Kata Wvßq.b;T.. ((tebaqesu) adalah kata kerja piel. Imp. 2mj. Dengan akar vqb. Yang memiliki arti: keinginan yang kuat. kata ini menggunakan stem piel. Piel adalah kata kerja yang berfungsi sebagai “resultif”, yaitu menyebabkan suatu hasil dari induk kata kerja. Maka kata ini dimengerti sebagai: klian menjadikannya memiliki hasrat yang kuat. Namun jika parsingnya adalah piel. Imperfek 2mj. Imperfek artinya adalah suatu kegiatan yang akan dilakukan (belum terjadi), maka diterjemahkan kalian akan menjadikannya memiliki hasrat yang kuat. Raja Daud memiliki alasan berdoa kepada Tuhan yaitu karena ia telah mengalami pertolongan Tuhan di masa hidupnya, maka kebesaran Tuhan itu menimbulkan  suatu keinginan yang kuat untuk bermazmur kepada Tuhan.







BABB III

KESIMPULAN


            Berdoa adalah kewajiban setiap orang. Doa adalah sarana yang paling baik untuk membangun kepribadian seseorang. Terhadap siapa sectoring lebih sering berkomunikasi, akan mempengaruhi kepribadian orang tersebut. Seorang raja Daud dekat dengan Tuhan karena melakukan aktivitas berdoa. Dengan demikian, saya harus menjadi seorang yang cinta akan persekutuan dengan Tuhan di dalam doa. Sebab dengan berdoa, saya bisa mengungapkan rasa syukur kepada Tuhan atas perbuatanNya dalam hidup saya. Selama ini saya belum begitu menyadari bahwa Allah sudah sangat luar biasa memakai saya melayaniaNya, baik di gereja maupun di kantor PKK, bahkan mengajar remaja di LEM CENTER. Saya seharusnya berdoa dengan nyanyian mazmur atas kebesaran dan keindahan panggilan Tuhan ini bagi saya. Sebagai persembahan yang terbaik adalah pujian dari hati. Dan sekarang Perbuatan Tuhan it membuat dalam diri saya memiliki hasrat yang kuat untuk mengagungkan namaNya. Oleo sebab itu, saya harus menjadikan “berdoa” sebagai tugas harian yang harus saya lakukan. Saya akan membuat ungkapan bagi saya sendiri untuk silakukan yaitu “PRAY IS MY LIFE”. Hal ini disebabkan oleo dorongan ingin menjalin hubungan yang baik dengan Tuhan.



KEPUSTAKAAN

Abineno J. L. Ch. 1991. Mazmur dan Ibadah. Jakarta; Gunubng Mulia.
Barth Marie Clarie dan B.A.Pareira. 2001. Tafsiran Alkitab Kitab Mazmur 1-72. Jakarta: Gunung Mulia.
Baxter J. Sidlow. 1993. Menggali Isi Alkitab Jilid 2. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih.
Editor Emma Maspaitella.  Terj. Hananiel Nugroho dkk. 2005. The Wycliffe Bible Commentary volume 2. Malang: Gandum Mas.
http://www.bit.net.id/SABDA-Web/Maz/P_Maz3.htm#isi.
Kamus Inggris Indonesia, hal 6.
Koch Klaus. 1993. Kitab Yang Agung. Jakarta: Gunung Mulia.








DAFTAR ISI

BAB
     I.     PENDAHULUAN . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .  . . . . 1

II.    TINJAUAN TERHADAP KATA IBRANI “BEQAREI” DAN “TEBAQESU” SERTA HUBUNGANNYA DENGAN DOA . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 3
A. Makna Kata “Beqarei” dalam Mazmur 4
B. Makna Kata tebaqesu
     III.  KESIMPULAN

  KEPUSTAKAAN . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .  .  . .  8










TINJAUAN TERHADAP KATA IBRANI “BEQAREI” DAN “TEBAQESU” SERTA HUBUNGANNYA DENGAN DOA



Oleh
Cipto L. Simanjuntak



Makalah
Diserahkan Kepada:
Sahat Aman Sianturi M.A.C.E
Sebagai bagian Dari Tugas Dalam Mata Kuliah
Ibrani II






Sekolah Tinggi Theologia Injili Indonesia
Batam
22 Juni 2011


1Klaus Koch. Kitab Yang Agung (Jakarta: Gunung Mulia, 1993 ), 32.
2Klaus Koch. Kitab Yang Agung (Jakarta: Gunung Mulia, 1993 ),34.
3J. Sidlow Baxter. Menggali Isi Alkitab Jilid 2 (Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1993), 3.
4 J. L. Ch. Abineno. Mazmur dan Ibadah (Jakarta; Gunubng Mulia, 1991), 1.
5 Ibid
6 The Wycliffe Bible Commentary volume 2. Terj. Hananiel Nugroho dkk. Editor Emma Maspaitella (Malang: Gandum Mas, 2005), 108.
7Marie Clarie Barth dan B.A.Pareira. Tafsiran Alkitab Kitab Mazmur 1-72 (Jakarta: Gunung Mulia, 2001), 27.
8http://www.bit.net.id/SABDA-Web/Maz/P_Maz3.htm#isi
9Kamus Inggris Indonesia, hal 6.

Selasa, 08 April 2014

Hal yang akan terjadi kalau kita nggak pacaran

Hal yang akan terjadi kalau kita nggak pacaran
Bebas
Jomblo itu bebas. Bebas jalan sama siapa aja, nggak ada yang ngelarang. Bebas mau ke mana aja, nggak ada yang ngelarang. Bebas ngerampok mini market, nggak ada yang ngelarang.

Hemat
Jomblo itu hemat. Duit yang harusnya habis buat pacaran jadi bisa disimpen buat beli macem-macem.
Semakin lama jomblo, semakin banyak uang yang ditabung. Semakin banyak uang yang ditabung, semakin cepat bisa beli barang impian. Misalnya kalau punya pacar, kamu butuh 21 tahun nabung buat beli iPhone 4s. Dengan jadi jomblo, mungkin 14 tahun udah kebeli.
Bahagia
Kamu nggak akan merasakan penyakit-penyakit asmara.
Misalnya Rindu. Mau rindu sama siapa? Cemburu… mau cemburuin siapa? Galau… mau ngegalauin siapa?
Ya, jomblo itu bahagia.
Berprestasi
Coba deh perhatiin temen-temen di sekeliling kamu. Orang yang sibuk pacaran biasanya belajarnya nggak bener. Beda sama yang nggak sibuk pacaran. Walaupun nggak bener-bener banget, setidaknya lebih agak bener dari yang tadi kita bilang agak nggak bener.
Bener nggak?

Sabtu, 28 Desember 2013

10 Cara Mendongkrak Rasa Percaya Diri

10 Cara Mendongkrak Rasa Percaya Diri

Percaya Diri memberikan kita kebebasan untuk melakukan kesalahan dan mengatasi dengan kegagalan tanpa membuat diri kita tidak berharga. Jika kita memiliki rasa percaya diri, secara tidak langsung dapat meningkatkan rasa percaya diri orang lain juga.

Selain itu, kebanyakan orang segan untuk mengembalikan sesuatu hal yang dilemparkan oleh seseorang yang gugup, meraba-raba dan terlalu menyesali yang telah diperbuat. Di lain pihak, anda mungkin dengan cepat terpengaruhi oleh seseorang yang berbicara dengan jelas, yang lebih mengutamakan pikiran yang jernih, yang menjawab pertanyaan dengan pasti, dan selalu siap dan tidak malu mengakui jika dia tidak mengetahui tentang suatu hal.

jadi berapa tingkat Kepercayaan Diri anda jika bisa dinilai dengan skala 1-10? Apakah Anda termasuk memiliki kepercayaan Diri yang rendah? ada berita bagus untuk anda, ternyata rasa Percaya Diri dapat ditelaah dan dibangun.

Mari kita mulai proses membangun rasa Percaya Diri. Mohon diingat tidak ada solusi instant untuk itu. Namun seperti kata pepatah; "Practice make a man perfect." Jadi yang harus Anda lakukan adalah mencoba dan mengimplementasikan tips berikut dalam kehidupan sehari-hari.
1. Kenali Rasa Ketidak Nyamanan Anda

Kita semua memiliki rasa ketidaknyamanan. Bisa muncul karena jerawat di muka anda, selalu menyesali, tidak nyaman pada teman-teman anda.
Memberikan nama pada sesuatu hal yang dapat membuat anda merasa tidak berharga, malu atau rendah dapat membantu melawan hal-hal tersebut.
Anda bisa menuliskan pikiran anda pada sehelai kertas dan ini dapat membuat perasaan Anda lebih ringan dan bahagia.
Ingat tidak ada seorang pun yang sempurna. Orang-orang disebelah Anda mungkin juga memiliki banyak rasa ketidaknyamanan yang sama dengan anda.
Jika dengan menuliskan masalah anda tidak cukup membantu, anda bisa membicarakannya dengan teman dekat anda atau seseorang yang anda cintai.
Membagi pikiran anda akan menolong meringankan beban yang anda tanggung sendiri.
2. Kenali Kesuksesan Anda
Tidak jadi soal seberapa besar perasaan ketidaknyamanan anda, Tuhan telah memberkahi diantara kita dengen suatu bakat tertentu. Temukan sesuatu hal yang anda ahli dan jago di bidang itu dan fokuslah untuk mengembangkannya. Rendah diri adalah pernyataan pikiran yang mendeklarasikan diri anda sebagai Korban.
Jangan biarkan diri anda menjadi Korban.
 
3. Bersyukurlah Atas Apa Yang Anda Miliki
Waktu membuktikan akar dari perasaan ketidaknyamanan dan tidak percaya diri adalah perasaan selalu tidak cukup atas kepemilikan sesuatu, apakah itu pengakuan emosional, keberuntungan, uang, dll. Dengan mengakui dan menghargai apa yang kita miliki, anda dapat melawan perasaan tidak utuh dan tidak puas.
Menemukan kedamaian dalam diri akan membangkitkan percaya diri anda.
  
4. Selalu Berpikiran Positif
Hindari mendapatkan rasa kasihan dan simpati dari orang lain. Jangan pernah membuat orang lain memiliki rasa rendah terhadap anda, mereka bisa merasa sepert itu hanya dengan seijin anda. Jika anda terus menerus benci dan merendahkan diri anda sendiri, orang akan melakukan dan menilai anda seperti itu.
Anda harus berbicara positif tentang diri anda,tentang masa depan anda, dan tentang kemajuan anda.
Jangan pernah takut menunjukkan kekuatan dan qualitas anda pada orang lain.
5. Berpakaian Rapi
Walaupun pakaian tidak membuat orang lebih berkualitas, tapi dapat mempengaruhi cara berpikir kita terhadap diri kita sendiri.
Ketika kita tidak terlihat bagus, maka perasaan anda juga tidak bagus. dan ini dapat merubah cara anda membawa diri anda sendiri dan berinteraksi dengan orang lain.
Ini bukan berarti anda harus menyediakan uang yang banyak untuk belanja baju. Daripada membeli banyak pakaian murah, lebih baik membeli beberapa baju dengan kualitas tinggi. Dalam jangka waktu yang lama juga akan menghemat pengeluaran, sebab baju yang lebih bagus dan sedikit lebih mahal akan lebih kuat dibandingkan baju yang jelek dengan harga yang murah.
6. Berjalan Dengan Cepat
Gaya berjalan sangat berbicara banyak tentang kepribadian anda. Apakah lambat ? Seperti kelelahan ? Menyakitkan ? atau Enerjik ?
Orang dengan rasa percaya diri bagus akan berjalan lebih cepat. Mereka memiliki tempat yang harus dituju, orang yang harus ditemui, pekerjaan penting yang harus dilakukan.
Anda dapat meningkatkan kecepatan langkah jalan anda. Berjalan 25% lebih cepat dari sebelumnya akan dapat membuat anda terlihat dan merasa lebih penting.
      
 
7. Berikan Pujian Kepada Orang Lain
 Ketika berpikir negatif tentang diri kita, kadang kita juga melakukan hal yang sama pada orang lain dalam bentuk hinaan dan gosip.
Hindari bergosip ria yang mana dapat menusuk diri anda sendiri dan berusaha memberikan pujian pada orang-orang disekitar anda. Dalam prosesnya, anda akan menjadi disukai dan dapat membangun rasa percaya diri. Dengan melihat sisi yang terbaik dari orang lain,secara tidak langsung membawa hal yang terbaik pada diri sendiri.
  
8. Duduk di Bangku Paling Depan
Orang-orang Aliran belakang mungkin dapat bersenang-senang di sekolah atau di kuliah pada saat duduk di belakang, tapi itu tidak akan memberikan dorongan untuk membangun rasa percaya diri. Jangan pernah takut untuk diperhatikan. Dengan memutuskan untuk duduk di baris depan,anda dapat menghilangkan ketakutan yang tak beralasan karena diperhatikan dan dapat membangun kepercayaan diri anda.
9. Berbicara dan Tersenyumlah
Penelitian membuktikan banyak orang takut berbicara atau bertanya pada grup diskusi atau acara umum. Mereka takut akan dinilai orang lain karena berbicara sesuatu yang konyol. Padahal, orang kebanyakan lebih menerima daripada yang kita bayangkan. Kenyataannya kebanyakan orang memiliki ketakutan yang sama persis. Dengan berusaha berbicara setidaknya sekali di setiap diskusi kelompok, anda akan menjadi pembicara yang bagus, lebih percaya diri tentang pikiran anda, dan akan dikenali sebagai leader oleh rekan-rekan anda. Selain itu,jangan lupa juga untuk selalu tersenyum, coba untuk tersenyum sesering mungkin. Orang selalu menyenangi wajah yang penuh senyum. Orang akan selalu welcome jika kontak dengan anda. Wajah yang selalu tersenyum akan selalu menerima kehangatan dan rasa sayang. Penerimaan yang baik dari orang lain akan meningkatkan rasa percaya diri kita.
10. Berolahraga
Pikiran yang sehat muncul dari badan/ fisik yang sehat pula. Jika anda dalam kondisi fit, anda akan memiliki energi positif.
Jika anda tidak fit, anda akan merasa tidak menarik. Ini akan menyebabkan kemerosotan akhlak. Sedikit disiplin dalam hidup anda dapat membantu banyak dalam pencapaian rasa percaya diri anda yang lebih tinggi.
     


Nyolong.com